Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Momen Hangat di Halim Perdanakusuma: Presiden Prabowo Berpelukan dengan Erdogan, Pererat Kerja Sama Indonesia-Turkiye

Kontributor : SN Editor: Redaksi
Screenshot 67
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung mengantarkan keberangkatan Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdogan beserta Ibu Emine Erdogan ke Pakistan pada Rabu, 12 Februari 2025. Foto: BPMI Setpres/Rusman

SN, Momen penuh kehangatan terjadi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan penuh hormat mengantarkan Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan, beserta Ibu Emine Erdogan ke pesawat yang akan membawa mereka menuju Pakistan. Momen ini menandai berakhirnya kunjungan kenegaraan Presiden Erdogan yang penuh dengan pertemuan strategis dan agenda penting untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turkiye.

Sebelum keberangkatan, kedua pemimpin negara tersebut sempat berpelukan dan berbincang hangat saat Presiden Erdogan keluar dari mobil. Presiden Prabowo memberikan salam perpisahan yang penuh penghormatan, memperlihatkan kedekatan dan kemitraan yang semakin erat antara kedua negara. Setelah percakapan singkat itu, Presiden Erdogan kemudian menaiki tangga pesawat yang akan membawanya ke destinasi berikutnya.

Keberangkatan Presiden Erdogan pada pukul 18.50 WIB juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta para duta besar dari kedua negara yang turut melepas keberangkatan.

Kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia bukan hanya mempererat hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 75 tahun, tetapi juga membuka peluang baru bagi kerjasama yang lebih mendalam di berbagai sektor, termasuk energi, pendidikan, industri, dan keagamaan. Dalam konferensi pers seusai pertemuan di Istana Bogor, Presiden Prabowo menekankan pentingnya hubungan batin antara Indonesia dan Turkiye yang telah berlangsung ratusan tahun.

“Indonesia dan Turkiye memiliki hubungan emosional yang sangat khusus, sudah ratusan tahun kita berhubungan dengan bangsa Turkiye,” ujar Presiden Prabowo.

Kunjungan Presiden Erdogan menjadi tonggak penting dalam perjalanan hubungan bilateral kedua negara, dengan 13 kesepakatan kerja sama yang telah tercapai. Ini menjadi langkah besar untuk memperluas kemitraan strategis yang menguntungkan bagi kedua belah pihak, serta membuka jalan menuju era baru persahabatan Indonesia-Turkiye yang lebih solid dan berkelanjutan.

Baca Juga :  KNPI Desak Prabowo Copot Direksi Pertamina, Skandal Korupsi Rp 193,7 Triliun Mengguncang BUMN!
  • Bagikan