Ketika Kepastian Hukum Menjadi Harapan: Masyarakat Menanti Akhir Kasus Pembunuhan Weepangali
TAMBOLAKA, SNC – Hukum hadir untuk memberikan rasa aman. Namun rasa aman itu hanya dapat tumbuh ketika masyarakat melihat bahwa setiap pelanggaran hukum ditindak secara serius dan setiap korban memperoleh keadilan yang layak.
Di Kabupaten Sumba Barat Daya, harapan tersebut kini kembali mengemuka melalui desakan yang disampaikan GERMAS PMKRI Santo Agustinus Cabang Tambolaka terkait kasus pembunuhan di Desa Weepangali yang hingga kini belum terungkap secara tuntas.
Peristiwa yang terjadi pada 5 Juni 2024 itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban GB (48). Namun seiring berjalannya waktu, duka tersebut berubah menjadi penantian panjang terhadap kepastian hukum.
Dua tahun tanpa penangkapan pelaku bukan hanya persoalan statistik penanganan perkara. Bagi keluarga korban, setiap hari yang berlalu tanpa kejelasan berarti memperpanjang ketidakpastian dan mempertahankan luka yang belum benar-benar sembuh.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









