ID, RUTENG — Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Manggarai, tetapi juga menjadi panggilan solidaritas bagi seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Dalam sembilan belas hari pascagempa, kementerian ini berhasil memobilisasi bantuan logistik berskala besar yang disalurkan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi di Rutan Kelas IIB Ruteng, Kamis (3/9).
Kehadiran Mashudi di lokasi bencana mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menjadi simbol nyata bahwa respons kebencanaan tidak lagi sekadar tugas sektoral, melainkan gerakan kolektif lintas elemen. Bantuan yang terkumpul dari donasi seluruh pegawai Kemenimipas ini mencerminkan kepedulian institusional yang terorganisasi dengan baik, melampaui batas-batas tugas pokok dan fungsi kedinasan.
Paket Bantuan Terpadu untuk Empat Sektor Penerima
Bantuan yang didistribusikan terdiri atas 20 ton beras, 2.000 lembar selimut, 1.000 liter minyak goreng, 1.000 kilogram gula pasir, 1.000 tray telur, 1.000 dus mi instan, serta obat-obatan dan perlengkapan kebutuhan pokok lainnya. Jumlah ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari ribuan harapan yang dititipkan oleh para pegawai Kemenimipas dari berbagai penjuru Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








