Yosef Lede menyampaikan bahwa prosesi ini adalah bagian dari visi dan misi lima tahun ke depan, dengan fokus pada penguatan kelembagaan keagamaan.
“Kegiatan ini bukan dadakan, tapi sudah kami rancang jauh sebelum kami terpilih,” ujar Bupati Lede dalam sambutannya.
Yang menarik, 138 panitia yang diresmikan tidak hanya berasal dari kalangan Kristen, tetapi juga ada yang beragama Muslim dan Katolik, menunjukkan semangat inklusivitas dan toleransi antarumat beragama.
Ketua Panitia, Jermy Mone, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan serta mengundang seluruh Jemaat GMIT Victory Noelmina untuk turut ambil bagian dalam prosesi nanti.
Dalam semangat pelayanan dan kebersamaan, Prosesi Paskah Pemuda Kupang 2025 tidak hanya menjadi agenda keagamaan semata, tetapi juga menjadi gerakan moral, sosial, dan spiritual yang menegaskan kembali peran pemuda dalam membangun iman dan masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kupang dan seluruh elemen masyarakat, 138 panitia yang telah diresmikan siap menjadi terang dan berkat dalam perjalanan prosesi ini. Sejarah tengah ditulis — dan semuanya dimulai dengan satu ibadah yang penuh kuasa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
