“Harapan kita, ilmu dan keterampilan yang diperoleh di sini dapat dipraktikkan setelah pelatihan selesai, sehingga membuka peluang usaha dan menciptakan kemandirian bagi anak-anak muda kita,” ujarnya.
Yosef meminta seluruh peserta mengikuti proses pelatihan secara serius. Kesempatan memperoleh pelatihan, menurut dia, harus dimanfaatkan untuk menggali pengetahuan dan keterampilan sebanyak mungkin.
Bagi Bupati, keterampilan merupakan salah satu modal penting yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi. Karena itu, peserta didorong tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
Ia mengingatkan bahwa setiap orang memiliki potensi dan talenta yang berbeda. Karena itu, keberhasilan seseorang tidak harus ditempuh melalui jalur pekerjaan formal sebagai aparatur sipil negara.
“Tidak semua orang diciptakan untuk menjadi PNS. Masing-masing memiliki talenta. Yang penting adalah bagaimana talenta itu dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai,” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








