“Ketahanan pangan bukan hanya soal menyediakan beras, tapi bagaimana negara hadir saat rakyatnya goyah,” tegasnya. “Uang yang tadinya untuk beli beras, bisa dialihkan untuk kebutuhan penting lainnya.”
Beras yang disalurkan melalui program cadangan pangan pemerintah ini dikelola oleh Perum Bulog, bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, sebagai bagian dari penugasan negara untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan bahwa tak ada keluarga yang tertinggal dalam kebutuhan dasar: pangan.
Yang paling menyentuh dari pidato Yosef Lede bukan janji besar, melainkan kesediaannya hadir di acara sekecil apapun, asal untuk rakyat.
“Biar acara kecil, kalau masyarakat butuh saya hadir, saya pasti hadir. Jangan sungkan komunikasi. Ini tugas dan tanggung jawab saya,” ucapnya.
Kalimat itu bukan sekadar retorika politik. Dalam beberapa bulan terakhir, Yosef memang dikenal sering muncul di acara desa—entah itu panen raya, posyandu, atau bahkan doa syukur rumah baru. Ia menolak menjadi pemimpin yang hanya terlihat saat kamera menyala.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
