Desain Mandiri Alsintan: Solusi Pertanian NTT Menurut SPK

Kontributor : SN Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2024 06 28 at 19.49.07 1 1536x866 1
DIALOG. Para tokoh masyarakat yang hadir dalam Komsos Korem 161/WS Kupang. Wayan Darmawa (Baju putih, dua dari kanan) saat berdialog dengan Kasrem Simon Petrus Kamlasi. Foto: Mediatorkupang.com

Dengan pendekatan ini, ia yakin sektor pertanian di NTT bisa lebih maju dan mandiri.

Selain itu, SPK menekankan bahwa kunci keberhasilan pertanian di NTT terletak pada pengelolaan air yang baik.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kalau airnya kita bendung, lalu dikelola secara baik, tentu akan berdampak positif pada sektor pertanian kita. Tanaman sayur kita maksimalkan,” tambahnya.

SPK juga menyoroti pentingnya peran TNI dalam mengentaskan masalah stunting di NTT. Ia berharap Korem 161/Wira Sakti Kupang bisa menjadi pionir dalam penyediaan tanaman pangan bergizi.

“Kita mulai dari KODIM dan Koramil yang ada di seluruh NTT. Dengan sistem yang kuat dan kontrol yang bagus, saya yakin kita bisa kurangi angka stunting di NTT,” tegas SPK.

Ia mengakui bahwa keberhasilan ini juga membutuhkan kerjasama lintas sektor dan agama. “Semua agama harus duduk bersama. Jangan dilihat umat mana yang harus diprioritaskan, namun semuanya menjadi prioritas untuk mengangkat martabat NTT,” tutupnya.

Dengan pendekatan desain mandiri alsintan dan pengelolaan air yang baik, SPK optimis bahwa pertanian di NTT akan semakin maju dan mampu mengatasi berbagai permasalahan, termasuk stunting.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Buka Turnamen Futsal, Ini Kata Bupati Kupang
  • Bagikan