Baca Juga : Kado Akhir Tahun atau Strategi Lima Tahunan? Membaca Langkah Bupati Kupang
Lebih lanjut, Bupati Kupang menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua penyelenggaraan dan menunjukkan dampak sosial yang signifikan. Menurutnya, lomba tersebut berkontribusi positif dalam memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat lintas agama serta lintas suku di Kabupaten Kupang. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan kegiatan ini selama masa kepemimpinannya.
“Saya sangat bersyukur atas atensi dan partisipasi masyarakat. Kegiatan ini terbukti memberi dampak positif bagi harmoni sosial, dan saya pastikan selama saya menjabat, kegiatan ini akan terus dijalankan,” tutupnya.
Dari keseluruhan peserta, dewan juri menetapkan 15 peserta terbaik melalui proses penilaian yang objektif dan independen. Dewan juri berjumlah tiga orang, yakni Pdt. Karel de Fretes, S.Th, Pdt. Dhavid Christofel Dira Tome, S.Si.Teol, dan Pdt. Erens Y.A. Fanggidae, S.Th, yang memiliki kompetensi teologis dan artistik dalam bidang penilaian.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
