Kegiatan tersebut juga sejalan dengan tema Aksi Puasa Pembangunan Nasional Gereja Katolik tahun 2026, yakni “Gerakan Misioner Gereja dalam Menghadirkan Pengharapan.”
Ketua KUB St. Ignatius Loyola, Yulius Soka, di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan sumbangan murni dari umat KUB yang diberikan secara sukarela tanpa paksaan.
Menurutnya, kepedulian yang terbangun dalam komunitas lahir dari rasa memiliki satu sama lain sebagai saudara.
“Umat memberi bukan karena kami merasa lebih, tetapi karena kami merasa memiliki. Karena kita semua di mata Tuhan adalah sama,” ujar Yulius.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi sembako ini merupakan aksi sosial pertama dalam rangkaian kegiatan APP tahun ini. Pada pekan berikutnya, umat KUB St. Ignatius Loyola berencana melaksanakan aksi kedua berupa kerja bersama untuk memperbaiki lantai rumah salah satu anggota umat.
Kegiatan pembagian bantuan yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 18.00 WITA itu berjalan dengan lancar dan penuh sukacita. Baik umat yang terlibat maupun para penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas kegiatan yang menghadirkan kepedulian serta kebersamaan tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
