Langkah tersebut dinilai penting mengingat tantangan pembangunan daerah saat ini tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dibutuhkan kemampuan membangun kemitraan dan kolaborasi yang kuat dengan pemerintah pusat maupun sektor swasta.
Sementara itu, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki menjalankan peran strategis dalam memastikan seluruh program pembangunan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat daerah.
Aurum menitikberatkan perhatian pada penguatan koordinasi birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengawasan pelaksanaan program pembangunan, serta harmonisasi lintas organisasi perangkat daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang masuk ke daerah, tetapi juga dari kualitas implementasi, transparansi pengelolaan anggaran, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Apa yang diperjuangkan Bupati melalui berbagai koordinasi eksternal harus dipastikan terlaksana secara efektif. Program-program tersebut harus berjalan sesuai regulasi, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Aurum Obe Titu Eki.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
