Pj. Bupati Manggarai Timur, Boni Hasudungan dalam laporannya menyampaikan kondisi terkini terkait penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Manggarai Timur terus mengalami penurunan dari angka 9, 11 persen ditahun 2022 menjadi 5,3 persen ditahun 2023 dan terus mengalami penurunan dengan upaya-upaya yang telah Pemerintah Daerah jalankan.
“Berbagai upaya terus dilakukan melalui pendekatan sederhana yang dilakukan pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yaitu melalui pendekatan peningkatan pendapatan masyarakat melalui program-program tanaman pangan seperti jagung dan lainnya,” kata Boni.
“Kami cukup optimis dengan komoditi jagung menjadi pilihan utama untuk peningkatan pendapatan dengan hitungan kalkulasinya terakhir kita bisa mencapai 8 ton perhektar kalo harga perkilo 4 ribu saja sudah 32 juta dengan biaya produksi 8 juta ada selisih 24 juta dan kalo dalam 1 tahun 2 kali tanam berarti 48 juta sehingga ini bisa menjadi langkah yang baik untuk mengatasi kemiskinan ekstrem,” ungkap Boni.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
