“Menanam pohon adalah investasi jangka panjang bagi lingkungan. Saya mendukung penuh langkah Bupati dalam menjaga kelestarian Bukit Humon, dan semoga kegiatan serupa bisa dilakukan di kecamatan lainnya,” kata Tome Da Costa.
Wakil Bupati Aurum Titu Eki juga mengajak ASN dan masyarakat untuk menjadikan gerakan ini sebagai kebiasaan dalam menjaga lingkungan.
“Mari kita lakukan aksi nyata, bukan hanya sekadar menanam, tetapi juga merawat agar pohon-pohon ini bisa tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi ekosistem serta masyarakat sekitar,” tegasnya.
Penghijauan untuk Menunjang Pariwisata dan Ekosistem
Aksi penghijauan ini juga menjadi bagian dari upaya menjadikan Bukit Humon sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Kupang. Dengan penataan lingkungan yang lebih baik, diharapkan wisatawan semakin tertarik untuk berkunjung.
Selain menanam pohon, pemerintah juga berencana menambah fasilitas pendukung seperti lopo-lopo untuk menunjang kegiatan wisata dan pertemuan resmi di lokasi ini. Bupati Lede menegaskan bahwa beberapa kegiatan pemerintahan akan digelar di Bukit Humon untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Gerakan Cinta Lingkungan untuk Masa Depan yang Lebih Hijau
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga mengajak masyarakat setempat untuk ikut serta dalam menjaga pohon yang telah ditanam. Dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan gerakan cinta lingkungan ini bisa menjadi budaya yang terus berlanjut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
