Menurutnya, keluarga besar WNI asal Timor Timur merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat NTT dan Indonesia secara utuh.
Gubernur Melki menekankan bahwa momentum pengukuhan pengurus UNTAS harus dimaknai sebagai ruang konsolidasi, refleksi, dan peneguhan peran organisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan banyak kekuatan, termasuk keluarga besar UNTAS yang selama ini telah menjadi bagian penting dari perjalanan NTT,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Melki Laka Lena menyatakan keyakinannya bahwa UNTAS memiliki potensi besar untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Ia menyebut berbagai sektor strategis di NTT seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif sebagai ruang kolaborasi yang dapat dikerjakan bersama.
“NTT memiliki potensi besar, tetapi tidak mungkin kami kerjakan sendiri. Dengan kerja sama, keadilan, dan semangat persaudaraan, semua sektor itu bisa kita bangun bersama,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
