Selain itu, Wakil Gubernur juga mengusulkan agar Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sabu Raijua.
Menurutnya, daerah tersebut menghadapi persoalan kompleks, mulai dari tingginya angka stunting, keterbatasan akses air bersih, hingga tantangan sosial budaya yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia.
Usulan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan di NTT membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan.
Tidak cukup hanya menambah fasilitas, tetapi juga memperhatikan faktor geografis, budaya, dan aksesibilitas masyarakat.
Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan pembahasan bersama kementerian dan lembaga mitra kerja.
Harapannya, kebijakan pemerintah pusat ke depan semakin responsif terhadap kebutuhan daerah.
Pertemuan di Labuan Bajo menjadi pengingat bahwa kesehatan bukan hanya soal layanan medis, tetapi juga tentang keadilan pembangunan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
