“SMSI bisa menjadi rumah media bagi bola voli NTT. PBVSI punya pertandingan, klub, atlet, pelatih, dan cerita dari 22 kabupaten/kota. SMSI punya jaringan media dan kemampuan untuk mengubah cerita-cerita itu menjadi perhatian publik,” katanya.
“Kalau dua kekuatan ini bertemu, voli akan semakin besar,” sambung Winston.
Menurut dia, bola voli NTT memiliki modal besar berupa bakat atlet dan basis penonton. Tantangan yang perlu dijawab bersama adalah memperluas ruang kompetisi sekaligus memperkuat panggung publikasi.
“Voli NTT tidak kekurangan bakat dan tidak kekurangan penonton. Yang sering kita kekurangan adalah panggung. Dan kawan-kawan SMSI memiliki panggung itu,” tegasnya.
Winston berharap SMSI Cup 2026 dapat menjadi lebih dari sekadar agenda kompetisi tahunan. Turnamen tersebut diharapkan tumbuh menjadi pesta olahraga yang mempertemukan atlet, klub, masyarakat, organisasi olahraga, dan media.
“Mari kita jadikan Oktober nanti bukan sekadar open turnamen. Mari kita jadikan sebagai pesta voli sekaligus panggung talenta NTT menuju PON 2028. PBVSI siap berjalan bersama dan mendukung penuh Open Turnamen SMSI Cup,” pungkas Winston.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
