Musrenbang RPJPD ini diharapkan menjadi wadah diskusi dan kolaborasi semua pihak yang terlibat untuk merumuskan arah kebijakan dan strategi pembangunan yang adaptif, inovatif, serta berorientasi pada masa depan. Fahrensy Funay juga menyoroti perlunya penguatan infrastruktur dan konektivitas di Kota Kupang sebagai gerbang utama Nusa Tenggara Timur, yang diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas utama dalam RPJPD. Fahrensy Funay menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keterampilan masyarakat untuk menghadapi tantangan global di masa depan.
“SDM yang unggul akan menjadi aset terbesar dalam membangun daerah,” ungkapnya.
Pada akhir sambutannya, Fahrensy Funay mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama dan mendukung proses penyusunan RPJPD ini agar dapat selesai sebelum tahapan Pilkada Serentak 2024 dimulai.
Dokumen RPJPD ini, lanjutnya, akan menjadi panduan bagi calon Wali Kota Kupang dalam merumuskan visi, misi, dan program pembangunan yang berkelanjutan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
