Ditanya terkait dengan perasaannya saat para guru dan peserta didiknya mampu menghasilkan karya tulis yang telah dibukukan, Yusak mengaku terharu, bahagia, dan juga bangga.
“Pertanyaan terkait dengan apa yang saya rasakan, jujur saya mau mengatakan bahwa rasa terharu, bahagia, dan juga bangga, karena buku ini perdana bagi kami di sekolah ini. Saya bangga karena selama ini kami hanya membaca karya atau tulisan orang lain, tetapi pada saat ini, orang lain juga bisa membaca karya guru dan anak-anak kami di sini.”
Neolaka juga berkomitmen untuk mendorong para guru dan peserta didik agar terus kembangkan potensi yang dimiliki sehingga kedepan lahir lagi karya-karya baru.
“Ini buku perdana bagi kami, kedepan tentunya kami akan terus melanjutkan program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) ini karena sangat mendukung kreativitas guru maupun peserta didik. Semoga kedepan lahir lagi karya-karya buku kami yang baru.”
Lefinus Asbanu, S.Pd, selaku penggerak literasi daerah Nyalanesia, Mengapresiasi pihak SD GMIT Soe II yang telah membuka ruang kolaborasi guna mendukung pengembangan literasi guru dan peserta didik melalui menulis.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
