“Kami juga terus mengoptimalkan fungsi pos komando penanganan darurat bencana melalui koordinasi teknis lapangan lintas sektor, pendistribusian logistik dan obat-obatan terus dilakukan kepada masyarakat terdampak, kemudian terus mengupdate dampak kerusakan yang terus berkembang serta menyiapkan skenario (kontigensi plan) untuk pelaksanaan Pilkada tanggal 27 November 2024, khususnya di TPS rawan bencana. Lalu, memasuki musim penghujan, Pemprov NTT juga telah menyiapkan 1.000 kulambu untuk mengantisipasi penyakit malaria dan menyediakan 2.000 vaksin dan akan menambah 1.000 vaksin lagi untuk mengantisipasi virus rabies,” ungkap Pj. Andriko.
Kemudian, Penjabat Bupati Flores Timur, Sulastri Rasyid,S.Pi,M.Si yang turut hadir secara virtual menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi dalam penanganan pasca erupsi. Namun, beliau menyampaikan perlunya peningkatan frekuensi pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian.
“Kami sangat membutuhkan penambahan akomodasi kapal feri untuk pendistribusian bantuan terutama untuk penyediaan fasilitas pendukung seperti tangki air bersih dan penambahan toilet umum bagi masyarakat. Sulitnya mendapatkan pasokan air bersih di lokasi pengungsian menjadi tantangan tersendiri,” imbuhnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
