Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam pengelolaan data, tetapi juga untuk mengoptimalkan penggunaan data statistik dalam pengambilan keputusan di tingkat desa.
Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira Bangngu Kale, menyampaikan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan dan pengumpulan data sektoral. Oleh karena itu, pembinaan statistik di tingkat desa sangat diperlukan untuk menghasilkan data yang lebih berkualitas.
Kepala BPS Kabupaten Kupang, I Made Suantara, menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Hari Statistik Nasional (HSN) yang jatuh pada 26 September.
Program Desa Cantik menjadi bagian dari upaya BPS untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya statistik dalam pembangunan.
Acara pencanangan ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Plt. Sekda Novita Foenay, Kadis Kominfo Yawan Mau, Camat Taebenu Melki Neno, serta Kepala Desa Bokong. Mereka semua sepakat bahwa Program Desa Cantik akan membawa dampak positif bagi pengelolaan data di desa dan membantu meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
