Kepada awak media, SPK mengatakan peresmian gedung tersebut memiliki makna khusus karena SD GMIT SoE 2 merupakan sekolah tempat dirinya pernah mengenyam pendidikan. Ia menegaskan, sekolah-sekolah milik GMIT merupakan aset penting yang harus mendapat perhatian serius, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.
“Saya melihat masih ada kekurangan fasilitas di beberapa sekolah GMIT. Aula ini menjadi contoh bagaimana kebutuhan mendesak di bidang pendidikan bisa diselesaikan secara cepat, sambil terus berbenah untuk jangka panjang,” ujar SPK.
Ia menegaskan pembangunan gedung tersebut tidak bermuatan politis, karena telah direncanakan dan dilaksanakan jauh sebelum dirinya terlibat dalam kontestasi politik. Menurutnya, kegiatan serupa telah dan akan terus dilakukan di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur.
“Di TTS sudah cukup banyak sekolah yang kita bantu. Ke depan, bersama Ibu Jane Natalia Suryanto, kita juga akan menindaklanjuti bantuan di daerah lain seperti Malaka, Belu, TTU, Adonara, Lembata, hingga Lowotobi, terutama untuk sekolah dan rumah ibadah yang terdampak bencana,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
