“Kami membutuhkan dukungan akademisi agar program yang dijalankan memiliki dasar ilmiah yang kuat dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Rudy, kerja sama dengan Undana akan membuka peluang transfer pengetahuan dan teknologi yang dapat meningkatkan efektivitas program ketahanan pangan yang sedang dijalankan Polres Kupang.
Lebih jauh, sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan model pengembangan pangan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Kabupaten Kupang.
Di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan lahan produktif, dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Undana melihat bahwa kampus memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi berbasis riset, sementara kepolisian memiliki jaringan dan kedekatan dengan masyarakat yang dapat mempercepat implementasi berbagai inovasi di lapangan.
Melalui kerja sama ini, kedua institusi berharap dapat menciptakan ekosistem kolaboratif yang tidak hanya menghasilkan penelitian akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
