Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kabupaten Kupang justru meningkat dari 38,4% di tahun 2023 menjadi 39,5% di 2024. Kondisi ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah untuk merombak total strategi yang selama ini dijalankan.
Dalam forum yang dihadiri 142 peserta, terdiri dari 17 OPD, 24 camat, 24 kepala puskesmas, operator Web-BANDA, media, dan berbagai stakeholder lainnya, Wabup Aurum menyampaikan strategi baru berupa penguatan analisis situasi dan pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan melatih tenaga kesehatan dan operator di kecamatan serta desa untuk menggunakan aplikasi pemantauan tumbuh kembang anak dan pencatatan data real-time.
“Transformasi digital bukan hanya soal aplikasi, tapi perubahan cara berpikir dan bekerja. Kita butuh sistem monitoring yang presisi dan bisa langsung digunakan untuk pengambilan keputusan,” tegasnya.
Salah satu aplikasi kunci yang kini menjadi tulang punggung adalah Web-BANDA, sebuah sistem digital yang memungkinkan pelaporan, evaluasi, dan intervensi program dilakukan secara lebih efisien dan transparan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
