“Ini adalah prestasi yang luar biasa. Tepuk tangan untuk Pak Bupati, Ibu Kadis Pertanian, dan seluruh jajaran,” ujar Johni.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga berperan penting sebagai cadangan pangan daerah di tengah ketidakpastian global.
Ia juga mengimbau agar lahan pertanian yang telah dipanen dapat dimanfaatkan kembali untuk penanaman komoditas lain seperti sayuran dan kacang-kacangan guna menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa keberhasilan panen raya ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program pertanian berkelanjutan.
Ia meminta agar hasil panen petani dapat diserap oleh Bulog sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Bupati juga mengingatkan petani untuk menjaga kualitas jagung dengan kadar air ideal agar memperoleh harga jual yang optimal.
“Masyarakat jangan terburu-buru menjual hasil panen. Jemur hingga kadar air 14 persen agar bisa mendapatkan harga Rp6.400 per kilogram,” kata Yosef.
Selain itu, ia mengimbau agar sebagian hasil penjualan disisihkan sebagai modal usaha tani ke depan guna mengurangi ketergantungan terhadap bantuan pemerintah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
