Begitu pula dengan firman Paulus. Ia tidak menafikan adanya cobaan, tetapi menegaskan bahwa cobaan bukanlah tanda Tuhan meninggalkan umat-Nya. Justru di situlah kesetiaan Allah terbukti, karena Ia tahu batas kekuatan setiap anak-Nya.
Inspirasi itu terasa menyusup dalam relung batin, menyalakan kembali keyakinan bahwa setiap langkah, setiap perjuangan, dan setiap tetes air mata, tidak pernah sia-sia.
Menang Bersama Kristus
Panas terik perlahan memudar, hari mulai berganti malam. Kopi Deka telah tandas, meninggalkan bekas hangat di tubuh dan pikiran. Majalah Obor Pembaruan pun tertutup, namun pesan Paulus masih terpatri kuat: “Bertekun dalam Tuhan = Menang.”
Menang bukan berarti tanpa masalah. Menang bukan berarti hidup tanpa beban. Tetapi menang adalah ketika iman tetap teguh, ketika hati tetap percaya, meski dunia menawarkan banyak alasan untuk menyerah.
Seperti aroma kopi yang terus menguar meski cangkir telah kosong, demikianlah firman Tuhan terus hidup dan memberi semangat bagi siapa saja yang mau membuka hati. Di tengah cobaan, di tengah hiruk-pikuk kehidupan, ada satu kepastian: bersama Kristus, kita tidak pernah kalah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
