Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengumumkan bahwa ia telah “menandatangani deklarasi untuk menggunakan otoritas darurat guna mempercepat pengiriman bantuan militer sekitar $4 miliar ke Israel.” Rubio juga mencatat bahwa pemerintahan Trump sejauh ini telah menyetujui hampir $12 miliar dalam penjualan senjata asing ke Israel.
Penjualan ini terjadi pada saat fase pertama gencatan senjata yang telah menghentikan perang selama 15 bulan, membebaskan sandera Israel dan tahanan Palestina, serta memungkinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan menuju Gaza, yang akan berakhir pada hari Sabtu.
Baca Juga : Militan Kurdi Umumkan Gencatan Senjata
Israel dan Hamas dilaporkan tampaknya siap untuk mempertahankan gencatan senjata sementara negosiator dari AS, Mesir, dan Qatar memimpin pembicaraan untuk mencapai fase berikutnya.
Pembicaraan tersebut seharusnya telah dimulai dua minggu lalu, namun tertunda karena perselisihan antara Israel dan Hamas mengenai dugaan pelanggaran kesepakatan selama enam minggu pertama gencatan senjata.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
