Hamas bersikeras agar pasukan Israel menarik diri sepenuhnya dari wilayah yang sebagian besar hancur, tetapi Netanyahu bersikeras menghancurkan kemampuan Hamas untuk berperang kembali di Gaza.
Isu-isu dalam pembicaraan tersebut meliputi sandera mana yang akan dibebaskan pada bagian pertama dari kesepakatan gencatan senjata bertahap, warga Palestina mana yang dipenjara akan dibebaskan, dan sejauh mana penarikan pasukan Israel dari pusat-pusat populasi di Gaza.
Operasi Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 46.000 warga, sebagian besar wanita dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan wilayah itu, namun hitungannya tidak merinci antara militan Hamas dan warga sipil, sedangkan Israel sendiri merilis telah menewaskan sekitar 17.000 militan Hamas selama masa perang.
Kampanye Israel dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, di mana militan menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik sekitar 250 lainnya, menurut penghitungan Israel.
Keluarga dari sekitar 100 sandera yang masih ditawan di Gaza mendesak Netanyahu untuk mencapai kesepakatan guna memulangkan orang-orang yang mereka cintai. Warga Israel kembali berunjuk rasa pada Sabtu (11/01/2025) malam di kota Tel Aviv, dengan foto-foto sandera yang dipajang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
