“Air Canada yakin masih ada waktu untuk mencapai kesepakatan dengan kelompok pilot kami, asalkan ALPA memoderasi tuntutan upahnya, yang jauh melebihi kenaikan upah rata-rata Kanada,” kata CEO Michael Rousseau dalam pernyataan Senin lalu.
Perwira pertama Charlene Hudy, ketua dewan eksekutif utama Canada Air untuk ALPA mengatakan dalam pernyataan tertulisnya bahwa Canada Air “harus berhenti mengancam untuk mengganggu perjalanan udara dan datang ke meja perundingan dengan proposal yang serius.”
“Canada Air terus membukukan laba yang sangat besar dan memberi penghargaan yang besar kepada para eksekutifnya, sambil mengharapkan para pilot menerima kompensasi di bawah harga pasar,” tulis Hudy. “Sekarang, karena keserakahan perusahaan mereka, Canada Air bersiap untuk mengganggu penerbangan dan membuat penumpang tidak nyaman.” tulisnya.
Dengan 98 persen suara, para pilot dengan suara mayoritas mendukung aksi mogok kerja bulan lalu. Serikat pekerja dan maskapai penerbangan telah memasuki masa tenang selama tiga minggu, yang diamanatkan oleh hukum Kanada, pada 27 Agustus 2024 lalu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
