SN – Tiongkok mengatakan pada hari Selasa (23/8/24) bahwa pihaknya berencana untuk memulai penyelidikan antidumping terhadap impor kanola dari Kanada, setelah Ottawa mulai mengenakan tarif pada kendaraan listrik Tiongkok.
Kanada telah mengikuti jejak Amerika Serikat dan Uni Eropa, dan mengumumkan minggu lalu tarif 100 persen pada impor kendaraan listrik China dan tarif 25 persen pada impor baja dan aluminium dari China.
“China sangat menyesalkan dan menentang keras tindakan diskriminatif, sepihak, dan restriktif yang diambil oleh Kanada terhadap impornya dari China meskipun ada penentangan dan penolakan dari banyak pihak di kanada,” kata juru bicara Kementerian Perdagangan dalam pernyataannya.
China juga akan memulai penyelidikan antidumping terhadap beberapa produk impor kimia dari Kanada. Dumping sendiri adalah praktik menjual produk di luar negeri dengan harga yang lebih rendah daripada harga yang biasanya dikenakan di pasar dalam negeri, sedangkan antidumping berarti kebijakan yang diterapkan oleh negara importir, untuk menghadapi praktik dumping yang dilakukan oleh negara eksportir. Kebijakan ini bertujuan untuk mengatasi praktik perdagangan tidak adil dan melindungi industri dalam negeri
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
