SN – Demo unjuk rasa menentang Presiden Trump dan kebijakan-kebijakannya terjadi di beberapa wilayah di Amerika Serikat (AS), pada Senin (17/02/2025). Mereka meneriakkan “Tidak ada raja pada Hari Presiden” di kota-kota Pantai Timur dan berusaha memasuki Arizona Statehouse, untuk menentang rancangan undang-undang yang akan memperkuat penegakan hukum imigrasi federal.
Di Florida dan California, media lokal melaporkan ratusan pengunjuk rasa yang melakukan protes “Bukan Hari Presiden Saya”. Tema “Tidak Ada Raja” diorkestrasi oleh Gerakan 50501 dan menandai rangkaian protes kedua yang melintasi negara dalam waktu kurang dari dua minggu.
Kedua rangkaian demonstrasi mengecam Presiden Trump dan penasihat miliarder Elon Musk, kepala Departemen Efisiensi Pemerintah Gedung Putih. Mereka juga menentang kebijakan imigrasi federal yang berubah dengan cepat.
Hampir 1.000 orang berbaris di tengah salju dari Statehouse di Boston menuju Balai Kota, meneriakkan “Elon Musk harus pergi” dan slogan-slogan lainnya. Suhu saat demonstrasi dilakukan berada pada titik beku, dengan angin dingin mencapai belasan derajat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
