Dalam forum tersebut, Bank Indonesia menekankan pentingnya kebijakan ekonomi yang mampu menjaga stabilitas sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor.
Filianingsih menyampaikan tiga hal penting dalam pelaksanaan kebijakan moneter menghadapi ketidakpastian global.
Pertama, bank sentral perlu menjaga ekspektasi inflasi tetap terjangkar. Upaya tersebut membutuhkan asesmen ekonomi yang komprehensif dan bersifat *forward-looking* agar kebijakan yang diambil dapat merespons perubahan kondisi secara tepat.
Pengendalian ekspektasi inflasi menjadi penting karena ketidakpastian global dapat dengan cepat memengaruhi harga komoditas, nilai tukar, arus modal dan kondisi pasar keuangan.
Kedua, kerangka kebijakan moneter perlu terus beradaptasi dengan semakin kuatnya integrasi keuangan global dan perkembangan digitalisasi yang berlangsung cepat.
Dalam kondisi tersebut, kebijakan moneter tidak dapat berjalan sendiri. Bank Indonesia menilai diperlukan bauran kebijakan yang mencakup kebijakan moneter, stabilisasi nilai tukar, kebijakan makroprudensial dan penguatan sistem pembayaran.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
