SN – Hamas akan membebaskan tiga warga Israel, termasuk dua wanita dan seorang pria berusia 80 tahun, serta lima warga negara Thailand selama pembebasan sandera berikutnya, yang dijadwalkan pada hari, Kamis (30/01/2025), kata pejabat dari Israel dan Hamas.
Para pejabat tersebut menyebut nama para wanita Israel tersebut sebagai Arbel Yehoud, 29 tahun, Agam Berger, 19 tahun, dan pria 80 tahun Gadi Moses. Para pejabat yang berbicara pada hari Rabu kemarin dengan syarat anonim, mengatakan bahwa keluarga para sandera telah menyetujui publikasi nama-nama mereka.
Identitas warga negara Thailand tersebut belum diketahui. Sejumlah pekerja asing ditawan bersama puluhan warga sipil dan tentara Israel selama serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang di Gaza.
Menurut pejabat Israel, masih ada 89 sandera baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal di Gaza, termasuk tujuh warga negara AS: Keith Siegel, 65 tahun, dari Chapel Hill, North Carolina; Sagui Dekel-Chen, 35 tahun, yang tumbuh di Bloomfield, Connecticut dan Edan Alexander, 19 tahun, dari Tenafly, New Jersey. Empat warga Amerika lainnya diyakini telah tewas. Masih belum jelas kapan warga Amerika tersebut akan dibebaskan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
