Walaupun Hamas berupaya selama pembebasan sandera lainnya pada November 2023 untuk menggambarkan orang Israel sebagai tamu dan bukan tawanan, peristiwa ini jauh lebih rumit.
“Itu jelas tidak ditujukan untuk konsumsi Israel,” kata Mansdorf, yang menyiratkan bahwa Hamas berupaya menunjukkan kepada warga Palestina dan pihak lain yang bersimpati pada kelompok itu bahwa militan tersebut adalah aktor yang penuh belas kasih, yang berperilaku dengan cara yang sah.
Para wanita tersebut juga diberi sertifikat pembebasan cetak oleh Hamas, seolah-olah untuk memvalidasi penahanan mereka di Gaza.
Mansdorf mengatakan ketika dihadapkan dengan hampir runtuhnya layanan dasar bagi ratusan ribu warga sipil di Gaza, fakta bahwa Hamas mampu menyelenggarakan acara tersebut sungguh luar biasa.
“Di mana mereka mendapatkan percetakan untuk mencetak (sertifikat)? Di mana mereka pergi ke toko untuk mendapatkan (alat tulis) untuk menempelkan sertifikat ini, di mana mereka mendapatkan pembersih untuk membersihkan cucian mereka?” ungkap Mansdorf.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
