SN – Ilmuan baru-baru ini melakukan penelitian pada makhluk laut invasif dengan anus yang menghilang dan kegemaran memakan anaknya sendiri, Mnemiopsis leidyi atau yang biasa di sebut ubur-ubur sisir berkutil atau ubur-ubur kenari laut, di temukan memiliki kemampuan kembali menjadi bayi ketika dia dihadapkan dengan kondisi lingkungan yang buruk.
“Kami menemukan bahwa dalam kondisi tertentu, hewan-hewan ini pada dasarnya dapat kembali ke tahap kehidupan awal mereka,” kata Pawel Burkhardt, seorang ahli biologi evolusi di Universitas Bergen, Norwegia.
Burkhardt yang juga berperan sebagai penulis penelitian ini mencirikan hal ini sebagai “perkembangan terbalik” atau, lebih sederhananya, penuaan mundur. Jika hal ini benar, maka kenari laut bisa bergabung dengan kelompok organisme elit, yang diketahui memiliki kemampuan sangat langka yaitu peremajaan tubuh, bersama Turritopsis dohrnii , alias ubur-ubur abadi , dan Echinococcus granulosus , sejenis cacing pita parasit .
Menanggapi lingkungan yang buruk
Mnemiopsis leidyi , juga dikenal sebagai kenari laut atau ubur-ubur sisir berkutil, sebenarnya bukanlah ubur-ubur melainkan jenis invertebrata laut transparan berlobus yang dikenal sebagai ctenophore.
“Mereka hidup di lautan dan tampak seperti kacang kenari, serta memiliki cahaya yang memukau,” kata Burkhardt. “Setiap kali Anda melihatnya, Anda akan mengingatnya sampai akhir hayat Anda. Pemandangan yang sangat indah.” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
