Hingga saat ini, tidak ada komentar langsung dari Amerika Serikat mengenai proposal yang diumumkan Israel atau keputusan mereka untuk menghentikan bantuan.
Di sisi lain, pesawat tempur Israel meningkatkan aktivitas mereka di Gaza dengan melakukan serangan udara di wilayah Khan Younis dan Beit Hanoun, yang menyebabkan jatuhnya korban baru. Laporan yang beredar menyebutkan sedikitnya dua orang tewas dan beberapa lainnya terluka.
Penyeberangan perbatasan ke Gaza tetap ditutup, yang semakin memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Baca Juga : Kapal Induk AS Tiba di Korea Selatan
Sebelumnya, pada hari Minggu, Israel mengumumkan sebuah proposal baru yang dikatakan datang dari utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff. Proposal tersebut mengusulkan perpanjangan gencatan senjata hingga bulan Ramadan, hari raya Paskah Yahudi dan kelancaran pasokan bantuan, dengan Hamas diharapkan membebaskan separuh sandera pada hari pertama dan sisanya setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata permanen.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
