Menurut pantauan, menjelang tengah hari situasi saling serang roket tampaknya reda dan berakhir, dengan kedua belah pihak mengatakan bahwa mereka hanya menargetkan target militer. Setidaknya tiga militan Hizbullah dinyatakan tewas dalam serangan di Lebanon, sementara itu belum ada laporan korban dari pihak Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan militer telah menghilangkan “ribuan roket yang ditujukan ke Israel utara.”
“Kami bertekad untuk melakukan segala hal guna mempertahankan negara kami, memulangkan penduduk di wilayah utara dengan aman ke rumah mereka, dan terus menjunjung tinggi aturan sederhana: Siapa pun yang menyakiti kami, kami akan menyakitinya,” katanya.
Sirene serangan udara dan pengalihan penerbangan
Sirene serangan udara dilaporkan berbunyi di seluruh Israel utara, dan bandara internasional Ben Gurion di Israel ditutup serta mengalihkan penerbangan selama sekitar satu jam karena ancaman serangan. Komando Front Dalam Negeri Israel menaikkan tingkat kewaspadaan di seluruh Israel utara sebelum kemudian mencabut pembatasan di sebagian besar wilayah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
