Sementara itu, perwakilan Hamas bertemu dengan mediator di Kairo akhir pekan lalu dan menekankan pentingnya melanjutkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza tanpa pembatasan atau syarat apapun.
Pemimpin senior Hamas, Mahmoud Mardawi, menegaskan perlunya memulai negosiasi tahap kedua berdasarkan kesepakatan yang sudah disetujui, yang diharapkan dapat mengakhiri pertempuran secara permanen.
Adam Boehler, yang dipilih oleh Trump sebagai utusan khusus urusan penyanderaan, juga mengadakan pertemuan langsung dengan Hamas minggu ini.
Dalam wawancaranya dengan sejumlah wartawan, Boehler mengungkapkan keyakinannya bahwa kesepakatan bisa tercapai dalam beberapa minggu untuk membebaskan semua warga sipil yang masih ditahan oleh Hamas.
Baca Juga : Pertempuran Geng Narkoba di Ekuador, 22 Orang Tewas
Boehler mengakui “kekhawatiran” Israel terkait pembicaraan dengan Hamas, namun ia menyebut pertemuan tersebut sangat bermanfaat dan berharap ada kesepakatan dalam waktu dekat.
Salah seorang pejabat senior Hamas mengatakan kepada bahwa pembicaraan dengan Boehler juga mencakup pembebasan sandera Amerika-Israel yang ditawan kelompok tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
