Beberapa pengguna X membela Musk, dengan mengklaim bahwa Musk mengungkapkan “hati saya tertuju kepada Anda” dan mengkritik unggahan yang menyiratkan hal sebaliknya.
Scholz dari Jerman menanggapi
Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan pada hari Selasa kemarin, bahwa dia tidak mendukung kebebasan berbicara ketika digunakan untuk pandangan ekstrem kanan.
“Kami memiliki kebebasan berbicara di Eropa dan di Jerman. Setiap orang dapat mengatakan apa yang diinginkannya, bahkan jika dia seorang miliarder. Dan yang tidak kami terima adalah jika ini mendukung posisi ekstrem kanan,” kata Scholz di Davos saat ditanya tentang insiden tersebut.
“Malu pada Oaf Schitz,” tulis Musk di X pada hari Selasa disertai klip video yang dibagikan oleh pengguna lain yang memperlihatkan Scholz berbicara pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di resor Swiss tersebut.
“Schitz” tidak memiliki arti dalam bahasa Jerman.
Musk sebelumnya menyerang Scholz di X, menyebutnya sebagai “orang bodoh yang tidak kompeten” yang harus mengundurkan diri setelah serangan mematikan di pasar Natal Jerman.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
