Pejabat dari Kantor Perdana Menteri Keir Starmer mengungkapkan bahwa penyebab dan rincian lebih lanjut mengenai tabrakan ini masih dalam penyelidikan.
Abdul Khalique, kepala Pusat Maritim Universitas Liverpool John Moores, mengungkapkan bahwa kemungkinan awak kapal kargo tidak melakukan pemantauan radar yang memadai, yang merupakan kewajiban menurut peraturan internasional.
Baca Juga : Tetapkan Biaya Tambahan Ekspor Listrik ke AS sebesar 25%
Kapal tanker Stena Immaculate sedang berlabuh dekat pelabuhan Grimsby, sementara Solong berlayar dari Grangemouth, Skotlandia, menuju Rotterdam, Belanda. Diketahui bahwa Stena Immaculate sedang dalam perjalanan dari Yunani ke Inggris.
Kapal tanker tersebut tercatat dalam program pemerintah AS yang menyediakan bahan bakar untuk kepentingan militer di masa darurat. Saat tabrakan terjadi, tangki bahan bakar jet pada kapal tersebut rusak, menyebabkan tumpahan bahan bakar dan kebakaran.
Menurut Crowley Maritime, semua awak kapal tanker Stena Immaculate berhasil menyelamatkan diri setelah beberapa ledakan terjadi di atas kapal. Perusahaan tersebut juga bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memadamkan api dan memastikan kapal tetap aman.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
