“Presiden Kolombia Petro telah mengesahkan penerbangan dan memberikan semua otorisasi yang dibutuhkan, lalu membatalkan otorisasinya saat pesawat sudah mengudara,” kata Rubio. “Seperti yang ditunjukkan oleh tindakan hari ini, kami teguh dalam komitmen kami untuk mengakhiri imigrasi ilegal dan memperkuat keamanan perbatasan Amerika.”
Lebih lanjut, pada hari Minggu kemarin, Rubio mengonfirmasi bahwa Departemen Luar Negeri telah memerintahkan penangguhan penerbitan visa di bagian konsuler Kedutaan Besar AS di Bogota.”
“Menteri Luar Negeri Rubio sekarang mengesahkan sanksi perjalanan terhadap individu dan keluarga mereka, yang bertanggung jawab atas campur tangan operasi penerbangan repatriasi AS,” kata Departemen Luar Negeri. “Langkah-langkah akan terus dilakukan hingga Kolombia memenuhi kewajibannya untuk menerima kembalinya warga negaranya sendiri. Amerika tidak akan mundur dalam hal membela kepentingan keamanan nasionalnya.” ungkap juru bicara konsuler Kedutaan Besar AS di Bogota.
Sebelumnya pada hari Minggu, Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan dia menolak penerbangan deportasi karena orang-orang yang dideportasi diangkut dengan pesawat militer, dengan alasan tindakan seperti itu memperlakukan migran sebagai penjahat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
