Israel juga mengklaim, bahwa sekitar 20.000 militan Hamas telah tewas sejauh ini. Pada Sabtu malam lalu, Kabinet Israel menyetujui pembentukan direktorat baru yang bertugas untuk memfasilitasi “kepergian sukarela” warga Palestina, sesuai dengan rencana yang diusulkan oleh Presiden Trump untuk mengosongkan Gaza dan membangun kembali wilayah tersebut untuk pemukim baru.
Sementara itu disisi lain, kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa kebijakan Amerika dan Israel tersebut dapat dianggap sebagai pengusiran yang melanggar hukum internasional.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa direktorat baru ini akan beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan bertugas mengoordinasi perjalanan melalui darat, laut, dan udara menuju negara tujuan. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
