Badan amal yang didirikan oleh Pangeran Harry dari Inggris untuk membantu orang yang hidup dengan HIV, mengalami masalah bulan ini setelah pertikaian internal menyebabkan sang pangeran mundur sebagai pelindung badan amal tersebut.
Pangeran Harry mendirikan badan amal “Sentebale” pada 2006 bersama Pangeran Seeiso dari Lesotho. Nama Sentebale sendiri adalah penghormatan kepada ibunya, Putri Diana, yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada 1997.
Perjuangan Melawan HIV/AIDS
Negara ini memiliki tingkat infeksi HIV yang sangat tinggi, dengan satu dari setiap empat orang dewasa terinfeksi. Pada 2021, lebih dari 230.000 orang di Lesotho menerima pengobatan antiretroviral.
Negara ini berhasil mencapai target PBB “90-90-90” pada tahun 2020, yang menargetkan 90% orang yang terinfeksi HIV terdiagnosis, menerima pengobatan, dan memiliki viral load yang terkendali.
Selain itu, Lesotho juga mencatatkan angka kejadian tuberkulosis tertinggi kedua di dunia, dengan 724 kasus per 100.000 orang. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
