Meskipun ada penangguhan tersebut, Ford menegaskan bahwa biaya tambahan listrik Ontario tetap akan diterapkan, dengan alasan bahwa penundaan satu bulan hanya menambah ketidakpastian lebih lanjut.
Pada 8 Maret, Ford juga menyatakan bahwa Trump telah memulai “perang ekonomi terhadap sekutu terdekatnya.”
Kantor Gubernur Ontario menyebutkan bahwa, peraturan baru mengharuskan setiap produsen listrik yang mengekspor ke AS untuk menambahkan biaya tambahan sebesar 25%. Pemerintah Ontario berharap langkah ini akan menghasilkan pendapatan antara CA$300.000 hingga CA$400.000 (sekitar $208.000 hingga $277.000) per hari, yang akan digunakan untuk mendukung pekerja, keluarga, dan bisnis di Ontario.
Biaya tambahan ini merupakan langkah lanjutan dari tarif pembalasan Kanada yang sebelumnya mencapai CA$30 miliar ($21 miliar) terhadap barang-barang AS, seperti jus jeruk, selai kacang, kopi, peralatan, alas kaki, kosmetik, sepeda motor, dan produk kertas tertentu. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
