Pasukan Israel Menduduki Zona Penyangga di Suriah

Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kiri, mengunjungi pasukan Israel di dalam zona penyangga di Suriah pada hari Selasa. (Kantor Pers Pemerintah Israel/The Associated Press)

Serangan udara di seluruh Suriah

Pasukan Israel mulai bergerak ke zona penyangga pada 7 Desember lalu, “[Militer Israel] mengambil alih kendali sementara dan menarget sejumlah wilayah dekat perbatasan, hal ini dilakukan untuk mencegah skenario buruk 7 Oktober 2023 lalu yang dilakukan oleh Hamas kembali dilakukan dari Suriah,” ungkap Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar.

Sepanjang bulan Desember ini, gelombang serangan udara Israel ke Suriah telah menghantam lebih dari 350 target termasuk rudal pencegat pesawat, lapangan udara militer, lokasi produksi senjata, pesawat tempur dan gudang rudal, kata militer Israel. Rudal Israel juga menyerang pelabuhan Suriah tempat 15 kapal angkatan laut berlabuh.

Seorang tentara Israel berdiri di garis gencatan senjata antara Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dan Suriah. (Jamal Awad/Reuters)

Pejabat Israel mengatakan serangan di seluruh Suriah ditujukan untuk menghancurkan senjata strategis dan infrastruktur militer guna mencegahnya digunakan oleh kelompok pemberontak yang menggulingkan al-Assad dari kekuasaan. (beberapa kelompok di antaranya tumbuh dari gerakan yang terkait dengan teroris al-Qaeda dan ISIS).

Netanyahu sebelumnya menggambarkan, memasuki zona penyangga sebagai posisi pertahanan yang diperlukan dan “sementara.” (Red)

  • Bagikan
Exit mobile version