SN – Di tengah ketegangan Amerika dan Ukraina setelah pertemuan Trump dan Zelenskyy di Gedung Oval Jumat kemarin, para pejabat Eropa menyatakan perbedaan pendapat dalam dukungan mereka kepada Ukraina, dalam KTT di Inggris.
Perdana Menteri Ceko, Petr Fiala, menegaskan bahwa Eropa menghadapi ujian bersejarah dan harus mampu mengurus dirinya sendiri. Fiala juga menyuarakan pentingnya peningkatan dukungan militer untuk Ukraina, dengan menargetkan pengeluaran senjata mencapai setidaknya 3% dari PDB negara-negara Eropa.
Sementara itu, Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, menegaskan bahwa negaranya tidak akan memberikan dukungan militer atau finansial kepada Ukraina dalam menghadapi Rusia. Fico juga mendesak Uni Eropa untuk segera menyetujui seruan untuk gencatan senjata, yang ditolak oleh Presiden Zelenskyy dan sebagian besar negara Uni Eropa.
Fico bahkan meminta agar NATO meminta Ukraina membuka kembali jalur transit gas Rusia ke Eropa. Ia memperingatkan bahwa jika permintaan Slovakia tidak dihormati, Dewan mungkin tidak akan mendapat persetujuannya tentang Ukraina pada pertemuan Kamis mendatang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
