Jared Isaacman dan kru mengenakan pakaian antariksa SpaceX yang baru, untuk melindungi tubuh dari ruang hampa udara yang keras dan berbahaya di luar angkasa. Mereka meluncur pada hari Selasa (10/08/2024) dari Cape Canaveral, Florida, Amerika. Pesawat itu melesat jauh dari Bumi melebihi apa yang pernah dilakukan wahana antariksa NASA 50 tahun yang lalu (Apolo). Mereka mengorbit 737 kilometer dari Bumi.
Baca Juga : Canada Air Segera Menghentikan Penerbangannya
Perjalanan keluar dari pesawat luar angkasa yang dilakukan Isaacman, menjadi fokus utama penerbangan lima hari tersebut, dan puncak dari pengembangan selama bertahun-tahun, yang ditujukan untuk cita-cita mendiami Mars dan planet lainnya dimasa depan.
Uji coba berjalan di luar angkasa pertama ini melibatkan lebih banyak peregangan daripada berjalan. Rencananya Isaacman harus keluar dari kapsul tetapi tetap menempelkan tangan atau kaki di sana sepanjang waktu sambil melenturkan lengan dan kakinya untuk melihat bagaimana pakaian antariksa baru itu akan bertahan. Palka dilengkapi struktur seperti alat bantu jalan untuk dukungan ekstra.
Besaran Biaya Tidak di Jelaskan
Setelah sekitar 15 menit berada di luar angkasa, Isaacman digantikan oleh teknisi SpaceX Sarah Gillis untuk melakukan perjalanan yang sama. Masing-masing memiliki tali sepanjang 12 kaki (3,6 meter) tetapi tidak ada rencana untuk melepaskannya atau menggantung di ujungnya, tidak seperti yang terjadi di Stasiun Luar Angkasa Internasional, tempat para astronot secara rutin melayang keluar untuk melakukan perbaikan di orbit.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
