Paus Fransiskus juga ingin berbagi informasi tentang kesehatannya, yang bertentangan dengan tradisi kerahasiaan yang biasanya diterapkan pada kondisi kesehatan para paus menjelang akhir hidup mereka, serta pepatah lama Italia yang mengatakan, “Seorang paus selalu sehat sampai ia meninggal.”
Baca Juga : Berwenang Meksiko Temukan 31Kg Fentanil
Pada Jumat pagi, Vatikan kembali mengonfirmasi bahwa kondisi Paus stabil, namun prognosisnya tetap “diperhatikan,” yang menunjukkan bahwa ia masih berada dalam risiko.
Paus terus menjalani terapi fisik, baik untuk pernapasan maupun untuk meningkatkan mobilitasnya. Vatikan melaporkan bahwa Paus mampu bangun dari tempat tidur, duduk di kursi, membaca koran, dan menjalankan beberapa tugas resmi meskipun berada di rumah sakit.
Selama masa perawatan ini, yang merupakan masa rawat inap terpanjang dari empat masa kepausannya, Vatikan juga melaporkan bahwa Paus tetap berkomunikasi dengan komunitas Katolik di Jalur Gaza yang sedang dilanda perang, terutama sejak terjadinya serangan teroris Hamas pada 7 Oktober 2023.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
