Pejabat senior Kementerian Perhubungan Joo Jong-wan mengatakan para pekerja telah mengambil data penerbangan dan perekam suara kokpit di kotak hitam pesawat, yang akan diperiksa oleh para ahli pemerintah yang menyelidiki penyebab kecelakaan dan kebakaran. Joo mengatakan landasan pacu di bandara Muan akan ditutup hingga 1 Januari.
Baca Juga : Jimmy Carter, presiden AS ke-39 tutup Usia
Kementerian mengatakan pesawat itu adalah jet Boeing 737-800 berusia 15 tahun yang sedang kembali dari Bangkok ketika kecelakaan terjadi pada pukul 9:03 waktu setempat, dan penumpangnya termasuk dua warga negara Thailand.
Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban kecelakaan melalui unggahan di platform media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter. Paetongtarn mengatakan bahwa dirinya telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk segera memberikan bantuan.
Maskapai penerbangan berbiaya rendah
Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Kim E-bae, presiden Jeju Air, membungkukkan badan bersama pejabat senior perusahaan lainnya saat ia meminta maaf kepada keluarga yang ditinggalkan dan mengatakan ia merasa “bertanggung jawab penuh” atas insiden tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
