“Indonesia percaya PBB harus diperkuat. PBB adalah organisasi yang menjadi kunci dalam menjaga kedamaian dunia dan memastikan keadilan global,” ujar Prabowo, seperti disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono kepada media.
Sikap ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mendukung multilateralisme di tengah menguatnya arus politik unilateral di sejumlah kawasan.
Isu utama yang dibahas dalam pertemuan adalah konflik Palestina–Israel. Presiden Prabowo kembali menegaskan dukungan Indonesia pada solusi dua negara sebagai jalan keluar yang adil dan realistis.
“Indonesia akan terus berdiri bersama Palestina. Namun kami percaya perdamaian sejati hanya akan terwujud bila Palestina dan Israel berdampingan sebagai negara berdaulat yang saling mengakui,” tegas Prabowo.
Ia juga menegaskan bahwa setelah Israel mengakui kemerdekaan Palestina, Indonesia siap mengakui Israel dan mendukung jaminan keamanannya. Pernyataan tersebut menunjukkan upaya Indonesia untuk mengambil peran sebagai mediator yang netral namun tetap berpihak pada prinsip keadilan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
