(Foto AP)
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, dalam Forum Diplomasi Antalya, mengklaim bahwa Ukraina telah melancarkan serangan harian sejak awal gencatan terbatas, dan menyatakan akan menyerahkan bukti serangan tersebut kepada pihak internasional. Ia menyebut Moskow telah mencatat serangan oleh Kyiv selama tiga pekan terakhir untuk dilaporkan ke AS, Turki, dan lembaga global lainnya.
Menanggapi tuduhan tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, membantah keras dan menyatakan bahwa sejak disepakatinya jeda terbatas, Rusia justru telah meluncurkan hampir 70 rudal, lebih dari 2.200 drone bermuatan bahan peledak, serta lebih dari 6.000 bom berpemandu ke wilayah Ukraina. “Sebagian besar diarahkan ke wilayah sipil,” ujarnya.
Konflik antara Rusia dan Ukraina telah memasuki tahun ketiga tanpa tanda-tanda penyelesaian jangka pendek, sementara korban sipil terus bertambah akibat intensitas serangan yang meningkat dari kedua belah pihak. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
