“Inisiatif Pemberantasan Polio Global menyadari adanya diskusi kebijakan terkini tentang peralihan dari kampanye vaksinasi polio dari rumah ke rumah ke vaksinasi dari lokasi ke lokasi di beberapa wilayah di Afghanistan,” kata Dr. Hamid Jafari dari WHO. “Para mitra sedang dalam proses mendiskusikan dan memahami ruang lingkup dan dampak dari setiap perubahan kebijakan saat ini.”
Kampanye polio di negara tetangga Pakistan sering kali diwarnai kekerasan. Militan menargetkan tim vaksinasi dan polisi yang ditugaskan untuk melindungi mereka, dengan klaim palsu bahwa kampanye tersebut merupakan konspirasi Barat untuk mensterilkan anak-anak.
Baca Juga : Banjir terburuk di Eropa dalam 2 dekade terakhir menewaskan 15 orang
Pada bulan Agustus, WHO melaporkan bahwa Afghanistan dan Pakistan terus melaksanakan “kampanye intensif dan tersinkronisasi” dengan fokus pada peningkatan cakupan vaksinasi di zona endemis dan respons yang efektif dan tepat waktu terhadap deteksi di tempat lain.
Selama kampanye nasional pada Juni 2024, Afghanistan menggunakan strategi vaksinasi dari rumah ke rumah untuk pertama kalinya dalam lima tahun, sebuah taktik yang membantu menjangkau sebagian besar anak-anak yang menjadi sasaran, kata WHO.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
